Al-Insyiqaq

oleh SebarTweet

الإنشقاق


Al-Insyiqaq

Arti surat: Terbelah.
Diturunkan di: Makkiyyah.
Jumlah ayat: 25.

Tafsir: Surat Al Insyiqaaq, terdiri atas 25 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah, diturunkan sesudah surat Al Infithaarr. Dinamai Al Insyiqaaq (terbelah), diambil dari perkataan Insyaqqat yang terdapat pada permulaan surat ini, yang pokok katanya ialah insyiqaaq.

NoArti(ID)Ayat
1Artinya: Apabila langit terbelah,إِذَا السَّمَاءُ انشَقَّتْ

Latin: Izas samaaa’un shaqqat
2Artinya: dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya patuh,وَأَذِنَتْ لِرَبِّهَا وَحُقَّتْ

Latin: Wa azinat li Rabbihaa wa huqqat
3Artinya: dan apabila bumi diratakan,وَإِذَا الْأَرْضُ مُدَّتْ

Latin: Wa izal ardu muddat
4Artinya: dan memuntahkan apa yang ada di dalamnya dan menjadi kosong,وَأَلْقَتْ مَا فِيهَا وَتَخَلَّتْ

Latin: Wa alqat maa feehaa wa takhallat
5Artinya: dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya patuh.وَأَذِنَتْ لِرَبِّهَا وَحُقَّتْ

Latin: Wa azinat li Rabbihaa wa huqqat
6Artinya: Wahai manusia! Sesungguhnya kamu telah bekerja keras menuju Tuhanmu, maka kamu akan menemui-Nya.يَا أَيُّهَا الْإِنسَانُ إِنَّكَ كَادِحٌ إِلَىٰ رَبِّكَ كَدْحًا فَمُلَاقِيهِ

Latin: Yaaa ayyuhal insaanu innaka kaadihun ilaa Rabbika kad han famulaaqeeh
7Artinya: Maka adapun orang yang catatannya diberikan dari sebelah kanannya,فَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ بِيَمِينِهِ

Latin: Fa ammaa man ootiya kitaabahoo biyameenih
8Artinya: maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah,فَسَوْفَ يُحَاسَبُ حِسَابًا يَسِيرًا

Latin: Fasawfa yuhaasabu hi saabai yaseeraa
9Artinya: dan dia akan kembali kepada keluarganya (yang sama-sama beriman) dengan gembira.وَيَنقَلِبُ إِلَىٰ أَهْلِهِ مَسْرُورًا

Latin: Wa yanqalibu ilaaa ahlihee masrooraa
10Artinya: Dan adapun orang yang catatannya diberikan dari sebelah belakang,وَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ وَرَاءَ ظَهْرِهِ

Latin: Wa ammaa man ootiya kitaabahoo waraaa’a zahrih
11Artinya: maka dia akan berteriak, “Celakalah aku!”فَسَوْفَ يَدْعُو ثُبُورًا

Latin: Fasawfa yad’oo subooraa
12Artinya: Dan dia akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka).وَيَصْلَىٰ سَعِيرًا

Latin: Wa yaslaa sa’eeraa
13Artinya: Sungguh, dia dahulu (di dunia) bergembira di kalangan keluarganya (yang sama-sama kafir).إِنَّهُ كَانَ فِي أَهْلِهِ مَسْرُورًا

Latin: Innahoo kaana feee ahlihee masrooraa
14Artinya: Sesungguhnya dia mengira bahwa dia tidak akan kembali (kepada Tuhannya).إِنَّهُ ظَنَّ أَن لَّن يَحُورَ

Latin: Innahoo zanna al lai yahoor
15Artinya: Tidak demikian, sesungguhnya Tuhannya selalu melihatnya.بَلَىٰ إِنَّ رَبَّهُ كَانَ بِهِ بَصِيرًا

Latin: Balaaa inna Rabbahoo kaana bihee baseeraa
16Artinya: Maka Aku bersumpah demi cahaya merah pada waktu senja,فَلَا أُقْسِمُ بِالشَّفَقِ

Latin: Falaaa uqsimu bishshafaq
17Artinya: demi malam dan apa yang diselubunginya,وَاللَّيْلِ وَمَا وَسَقَ

Latin: Wallaili wa maa wasaq
18Artinya: demi bulan apabila jadi purnama,وَالْقَمَرِ إِذَا اتَّسَقَ

Latin: Walqamari izat tasaq
19Artinya: sungguh, akan kamu jalani tingkat demi tingkat (dalam kehidupan).لَتَرْكَبُنَّ طَبَقًا عَن طَبَقٍ

Latin: Latarkabunna tabaqan ‘an tabaq
20Artinya: Maka mengapa mereka tidak mau beriman?فَمَا لَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ

Latin: Famaa lahum laa yu’minoon
21Artinya: Dan apabila Al-Qur’an dibacakan kepada mereka, mereka tidak (mau) bersujud,وَإِذَا قُرِئَ عَلَيْهِمُ الْقُرْآنُ لَا يَسْجُدُونَ ۩

Latin: Wa izaa quri’a ‘alaihimul Quraanu laa yasjudoon
22Artinya: bahkan orang-orang kafir itu mendustakan(nya).بَلِ الَّذِينَ كَفَرُوا يُكَذِّبُونَ

Latin: Balil lazeena kafaroo yukazziboon
23Artinya: Dan Allah lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan (dalam hati mereka).وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا يُوعُونَ

Latin: Wallaahu a’lamu bimaa yoo’oon
24Artinya: Maka sampaikanlah kepada mereka (ancaman) azab yang pedih,فَبَشِّرْهُم بِعَذَابٍ أَلِيمٍ

Latin: Fabashshirhum bi’azaabin aleem
25Artinya: kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka akan mendapat pahala yang tidak putus-putusnya.إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَهُمْ أَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُونٍ

Latin: Illal lazeena aamanoo wa ‘amilus saalihaati lahum ajrun ghairu mamnoon
Warkasa 1919