Sayap-sayap Basah
Di lain masa, ketika senja beranjak malam, burung-burung kulihat beterbangan, kembali menuju sarang.
Hujan turun dengan lebatnya, kulihat seekor burung terlihat begitu berat menanggung beban yang harus dipikulnya, dengan sayap-sayapnya yang hampir patah karena basah, Ia tetap paksakan untuk terbang menuju ke sarang.
Udara dingin menusuk kulit tak dirasa, demi menuju pulang. Udara malam sudah menyapa, tandanya rembulan segera datang, mengganti mentari yang telah pergi entah kemana.
Hujan masih merindukan bumi ketika siluet pepohonan mulai bergerak, perlahan gelap datang, saatnya menutup daun pintu, biarkan serigala-serigala malam melolong diluar peraduan.
- Ibu Pertiwi Menyimpan Rahasia Cinta - 22 April 2026
- Rahasia Al-Fatihah Ayat 1-7 - 10 April 2026
- Diwa, Wanita dari Masa Depan - 23 September 2025





