PELATIHAN PENGELOLAAN SAMPAH DI SEKOLAH
Selain Guru SDN Sadagori 1 yang hadir, penulis juga mengundang komite berserta ketua rumpun kelas dan peserta didik kelas 5 dan 6.
Para peserta pelatihan penulis lihat sangat antusias mengikuti kegiatan bersama Tim DLH tersebut. Saat memutuskan untuk menggelar acara pelatihan tentang cara pengelolaan sampah, penulis berpikir bahwa bukan hanya guru – guru saja yang membutuhkan materi pelatihan tersebut, tapi juga para peserta didik, karena nantinya mereka adalah yang menjadi sasaran.
Pak Budi, salah seorang dari Tim DLH sepertinya sudah biasa memberikan materi pelatihan di acara – acara seperti ini, terlihat dari cara penyampaian materinya yang tidak membosankan, terbukti para peserta didik sangat antusias mengikuti materi pelatihan dari awal hingga selesai hingga praktek di lakukan.
PRAKTEK CARA PENGELOLAAN SAMPAH
Pada acara pelatihan itu tim DLH mempraktekan cara membuat pupuk cair yang bahannya adalah sebagai berikut.
Bahan Pupuk Cair
- Potongan sisa sayuran.
- Tape.
- Gula merah.
- Air cucian beras yang pertama.
- Nasi bekas
- 2 sendok Yakult.
Cara Membuat dan Mempergunakan Pupuk Cair
Bahan tadi semuanya di blender. Setelah di blender disimpan selama 15 hari baru kemudian bisa dipakai untuk pupuk tanaman, dengan komposisi 10 sendok di campur air 10 liter.
Setelah praktek membuat pupuk cair, peserta didik membuat kelompok satu kelompok berjumlah 10 orang dan mereka diberi kantong plastik dan diminta mengumpulkan sampah. Peserta didik sangat bersemangat mengumpulkan sampah dan baru sehari masuk sekolah, peserta didik bisa mengumpulkan 7 kantong sampah besar. Bisa dibayangkan dalam satu bulan sekolah kami menghasilkan sampah berapa puluh kantong sampah besar dan bisa menggunung.
Setelah mengumpulkan sampah para peserta didik juga diajak bermain peran, ada yang menjadi ketua RW, ketua RT, Komite, Pedagang, Bos Rongsok dan lainnya. Intinya adalah semua berperan dalam penanggulangan sampah bukan hanya tugas Dinas Lingkungan Hidup saja.
Wawasan kami bertambah mengenai cara penanggulangan sampah, cara memilah sampah yang menghasilkan dan yang tidak. Dengan cara pemilahan sampah itu diharapkan sampah di SDN Sadagori 1 berkurang.
Dokumentasi Kegiatan







PENUTUP
Penulis berharap warga sekolah bisa mempraktekkan solusi yang telah disampaikan oleh pak Budi dari Tim DLH. Bukan hanya sekedar menerima teori, tapi juga mau mempraktekkannya seusai pelatihan. Seperti besarnya harapan kami para peserta didik yang ingin lingkungan sekolah lebih bersih lagi.
Terimakasih Tim Dinas Lingkungan Hidup yang telah berkenan berbagi ilmu tentang cara pengelolaan sampah dengan kami keluarga besar SDN Sadagori 1.
- Luka Pengasuhan - 6 September 2025
- Manajemen Talenta - 6 Agustus 2025
- NOBAR FILM BUKU HARIANKU - 15 April 2025






Iya kemarin saya juga baru tau, ternyata bisa membuat pupuk cair dari bahan-bahan tadi. Semoga masalah sampah bisa berkurang setelah diberi pemahaman cara mengelola sampah. Terimakasih sudah mampir 🙏
Ternyata itu bahan dan cara membuat pupuk dari sampah ya. Terima kasih sudah berbagi pengalamannya pas ikut acara pelatihan, bermanfaat🤝
Itu jawabannya malah d atas 😂😂 salah klik tadi